Kebjakan Mineral Bebas Konflik

 

Subsidiary kami yaitu PT. Bukit Timah dan PT. Babel Inti Perkasa adalah perusahaan pengolahan dan pemurnian bijih timah dengan komitmen memproses Tin Ingot berkualitas tinggi yang berlokasi di Pulau Bangka dan Belitung. PT. Bukit Timah merupakan smelter swasta pertama di Indonesia yang terdaftar di London Metal Exchange (LME) dengan brand "IMLI". PT Babel Inti Perkasa  memproduksi Tin Ingot berkualitas tinggi dengan brand "Imli BELITUNG".


Perusahaan kami berkomitmen untuk mengadakan lingkungan kerja yang aman bagi karyawan kami dan juga bertanggung jawab terhadap lingkungan. Kebijakan Mineral Bebas Konflik ini mencerminkan komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik kepada customer kami sebagai industri dengan rantai pasok yang bebas konflik.
 
Menurut Pasal 1502 dari US Dodd-Frank Wall Street Reform and Consumer Protection Act yang ditandatangani menjadi Undang-undang oleh Presiden Obama pada tanggal 21 Juli 2010 mendefinisikan 'Mineral dan Logam Konflik' sebagai emas, timah putih, tantalum, dan tungsten, derivatif dari kasiterit, columbite-tantalite, dan wolframite. Perusahaan kami mendukung tujuan Undang-undang tersebut untuk mengurangi hubungan antara pertambangan dan konflik di bagian timur Republik Demokratik Kongo (DRC) dan negara-negara sekitarnya dan selanjutnya mendukung tujuan kemanusiaan untuk mengakhiri konflik kekerasan di sana.
 
Mineral dan logam konflik adalah emas, timah, tantalum, dan tungsten, derivatif dari kasiterit, columbite-tantalite, dan wolframite yang melalui pertambangan, produksi atau penyediaan telah dengan sengaja atau tidak sengaja bermanfaat bagi kelompok-kelompok bersenjata ilegal di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan negara-negara sekitarnya. Semua bahan tersebut dikeluarkan dari rantai pasok kami dan karena itu juga dari produk Tin Ingot kami. Kebijakan PT. Bukit Timah adalah untuk sama sekali tidak menggunakan Mineral dan logam konflik dalam rantai pasok. Material kami yaitu bijih Tin, adalah 100 % disuplai dari sumber dalam negeri di Indonesia.
 
Untuk mencapai status bebas konflik di manajemen rantai pasok dan untuk mendorong kesadaran seluruh industri timah putih agar seluruh bahan konflik dikeluarkan dari rantai pasokan, PT . Bukit Timah berkomitmen untuk melakukan tindakan berikut :
- Hanya membeli material dari supplier yang terpercaya. Prosedur standard akan dilakukan pada rantai pasok
  untuk memastikan bahwa system pasok kami tidak memberikan kontribusi pada konflik atau pelanggaran hak
  asasi manusia. Asal-usul material diperiksa dan diverifikasi untuk setiap pengiriman.
- Segera menghentikan keterlibatan dengan supplier yang dinilai beresiko mendukung konflik di Republik
  Demokratik Kongo(DRC) dan negara-negara sekitarnya. PT. Bukit Timah hanya menjual Tin Ingot yang bebas
  konflik, sehingga konsumen akhir kami dapat yakin bahwa Tin Ingot kami diproduksi dari bahan yang bebas
  konflik.
- Mematuhi US Dodd-Frank Wall Street Reform and Consumer Protection Act yang dengan sah mendorong
  perdagangan bebas mineral konflik yang bersumber dari Republik Demokratik Kongo ( DRC ) dan Great
  Lakes Region Africa
- Mengkomunikasikan kebijakan bebas konflik kepada supplier, karyawan, konsumen, dan stakeholder kami
  serta melakukan pengawasan internal agar kinerja kami sesuai dengan standar ini.
 

Kami sangat mendorong semua organisasi yang terlibat dalam pertambangan timah putih, manufaktur, atau penggunaan produk timah putih untuk bergabung dengan kami dalam menjaga rantai pasok perusahaan yang bebas dari mineral dan logam konflik.

 
Tanggal penerbitan kebijakan : 2 Desember 2013